Sekolah Dasar Negeri 84 Watang Cenrana

MENCIPATAKAN SUASANA MERDEKA BELAJAR

untuk mendapatkan buku merdeka belajar sebagai bahan ajar guru guru di mana pun berada, silahkan masuk sini.

GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN HANDAL DAN BERKUALITAS

Guru sd negeri 84 watang cenrana dengan pengalaman mengajar hingga puluhan tahun, menjadikan sekolah ini memiiki guru yang handal dan berpengalaman di bidang ajar mengajar.

memiliki siswa yang aktif dan rajin belajar

siswa sd negeri 84 watang cenrana memilki jiwa semangat pantang menyerah, mereka selalu bersemangat ke sekolah dengan penuh percaya diri dan antusias dalam menggai berbagai keilmuan, baik yang di peroleh dari guru di sekolah maupun dari luar sekolah.

SEKOLAH MEMILIKI HALAMAN YANG LUAS

DENGAN HALAMAN YANG LUAS, SEKOLAH SDN 84 watang cenrana dapat di gunakan untuk berbagai macam kegiatan seperti kegiatan porseni setiap tahunnya, dan bisa juga di gunakan untuk putsal, sepak takrow, volly, bulu tangkis, dan yang utama di gunakan sebagai lapangan upacara setiap senin pagi .

SDN 84 DARI UDARA

Inilah sekolah kami jika di lihat dari udara, sekolah yang memiliki pesona untuk di tempati mencari ilmu, mari sekoah kan putra putri anda di sekolah kami yang berada di desa lebongnge, kami selalu berusaha untuk menjadikan putra putri anda senantiasa memilki semangat belajar demi masa depan yang cemerlang .

Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan

Cara gampang menguasai smaphore dalam pramuka

SIMAK SAJA VIDEO NYA

 

Ya, kata semaphore tentu sudah asing di telinga kita karena itu merupakan metode yang diajarkan ketika mengikuti pramuka.


Semaphore pramuka umumnya menggunakan bendera persegi dengan ukuran 45 cm x 45 cm. Panjang tongkatnya 55 cm. 


Bendera yang digunakan dalam semaphore pramuka biasanya menggunakan warna merah dan kuning karena memiliki sifat cerah dan kontras. 


Hal ini membuat bendera yang digunakan dapat dilihat dengan jelas dari jarak yang sangat jauh. 


Isyarat semaphore menggunakan bendera ini diberikan atas dua pihak yakni pihak pengirim dan pihak penerima.


Memangnya apa itu semaphore pramuka? Kita cari tahu bersama, yuk!


Pengertian Semaphore Pramuka


Semaphore pramuka adalah metode yang digunakan untuk mengirim sinyal atau pesan dengan menggunakan alat sederhana. 


Alat sederhana yang biasa digunakan adalah bendera, batang, maupun tangan kosong sekalipun. 


Semaphore pramuka dilakukan dengan cara mengulurkan kedua tangan membentuk posisi tertentu sesuai formasi yang sudah ditentukan. 


Baca Juga: Susunan Upacara Hari Pramuka 2022, Lengkap dari Persiapan hingga Acara Pokok


Nah, alat sederhana seperti bendera dan batang itu berperan untuk memperjelas arah gerakan tangan ketika menyampaikan pesan. 


Sejarah Semaphore Pramuka


Semaphore diciptakan oleh Claude Chappe, seorang insinyur sekaligus pendeta asal Prancis pada tahun 1790. 


Tujuan diciptakan semaphore pramuka ini adalah untuk kepentingan komunikasi militer, agar anggota militer bisa berkomunikasi dari jarak jauh. 


Namun, awalnya semaphore tidak menggunakan bendera seperti sekarang, melainkan menggunakan kayu besar yang menyerupai lengan. 


Kayu ini kemudian dipasang di atas menara-menara tinggi yang jaraknya 5-10 mil atau sekitar 8-160 kilometer antar satu menara dengan menara lainnya. 


Pada setiap menara, ada seorang yang bertugas mengirimkan sinyal serta teleskop sebagai alat bantu untuk melihat pesan dari jarak jauh.


Nah kemudian pada abad ke-19, metode ini banyak diadopsi dan berkembang sebagai metode komunikasi antarkapal. 


Sejak itulah penggunaan bendera sebagai alat bantu semaphore mulai diterapkan karena bendera merupakan alat yang sederhana. 


Menariknya, ketika perang dunia I terjadi, semaphore masih sering digunakan meskipun teknologi telepon dan radio sudah ditemukan, lo. 


Ini karena komunikasi melalui telepon dan radio memiliki kemungkinan untuk disadap oleh musuh.

Sementara itu, penggunaan semaphore tidak mungkin disadap dan lebih simple dan dapat digunakan dalam kondisi susah sinyal. 


Manfaat Semaphore Pramuka


Tahukah teman-teman? Awalnya, semaphore digunakan untuk menyampaikan pesan rahasia agar tidak diketahui oleh musuh. 


Namun seiring berjalannya waktu, metode ini sudah tidak efektif lagi karena semakin banyak orang yang paham arti dari gerakan semaphore. 


Saat ini, semaphore ini memiliki manfaat sebagai salah satu cara untuk melakukan komunikasi jarak jauh. 


Semaphore merupakan salah satu materi yang diajarkan dan wajib dihafalkan oleh seluruh anggota pramuka.


Hal ini bertujuan agar anggota pramuka tetap bisa berkomunikasi dari jarak yang jauh dan berada di tempat yang susah sinyal. 


Selain itu, semaphore pramuka ini juga sering digunakan untuk kepentingan militer berkomunikasi jarak jauh.


O iya, penyampaian pesan pada semaphore bisa dilakukan secara relay atau berkelanjutan, teman-teman. 


Contoh Gerakan Semaphore Pramuka



Perlu diketahui, gerakan semaphore pramuka ini terdiri dari 30 formasi yang masing-masing melambangkan huruf, angka, atau isyarat tertentu. 

Share:

Isyarat Peluit dan Tangan dalam materi Kepramukaan

 



Pengantar
Isyarat Tangan & Peluit merupakan alat pendidikan kepramukaan yang sangat menarik dan dapat dijadikan sebagai media meningkatkan kemampuan banyak aspek seperti kemampuan konsentrasi, kerjasama, komunikasi dengan tanda, aktivitas olah fisik, emosi (riang, gembira, berhasil, gagal, sedih, dll), dan berbagai kemampuan lainnya.

Penguasaan para Pembina terhadap Isyarat Tangan & Peluit juga akan menjadikan latihan kepramukaan lebih menarik karena perintah atau instruksi tidak bersifat verbal. Kombinasi satu perintah  isyarat dengan perintah isyarat lain akan menjadikan latihan pramuka menjadi dinamis dan tidak membosankan.

Isyarat Peluit
Isyarat peluit adalah panggilan/informasi yang disampaikan melalui bunyi peluit. Para pramuka dilatih untuk memahami isyarat melalui bunyi peluit disamping untuk melatih berbagai kemampuan menangkap bunyi isyarat juga dapat digunakan untuk menolong atau meminta bantuan ketika sedang melakukan penjelajahan di alam terbuka.





Isyarat Tangan

Berkumpul :

Kedua belah tangan direntangkan ke samping kemudian secara cepat disilangkan di depan dada seperti bersedekap. Ulangi beberapa kali sampaing seluruh regu berkumpul dengan rapi. (gambar 1).

Bubar/Berpencar :


Kedua tangan disilangkan di depan dada kemudian cepat direntangkan ke samping. Telapak tangan di buka dan menghadap ke bawah. Ulangi beberapa kali hingga seluruh regu bubar. (gambar 2)






Maju Terus/Ikuti Aku


Tangan kanan diacungkan lurus ke atas, kemudian digerakkan ke depan sampai setinggi bahu. Diulang beberapa kali sampai semua regu mengikuti perintah. (gambar 3).








Lari


Tangan kiri mengepal diacungkan lurus ke atas, kemudian digerakan ke bawah dan ke atas beberapa kali sampai setinggi bahu. Diulang beberapa kali sampai semua regu mengikuti perintah. (gambar 4).








Berhenti



Tangan kakan diacungkan lurus ke atas dengan telapak tangan terbuka. (gambar 5).







Kembalilah




Membuat lingkaran dengan tangan kanan, di atas kepala, berputar beberapa kali hingga semua regu sudah kembali di depan pembina. (gambar 6).







Berjongkoklah



Kedua tangan dengan telapaknya menghadap ke bawah, digerak-gerakan antara pinggang dan dada, diulang beberapa kali hingga semua anggota regu berjongkok sesuai perintah. (gambar 7).







 Bangun/Berdiri

 


Kedua tangan dengan telapaknya menghadap ke atas, digerak-gerakan antara pinggang dan dada, diulang beberapa kali hingga semua anggota regu bangun/bediri sesuai perintah. (gambar 8).







Berbaringlah




Tangan kanan di acungkan lurus ke atas dan kemudian dilambaikan ke depan sampai ke lutut, diulang beberapa kali hingga semua anggota regu berbaring sesuai perintah. (gambar 9).







Selamat berlatih. Salam Pramuka.
   
Share:

MEMBEDAKAN Topi Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina

 Topi Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina

Topi Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina oleh topipramuka.com. Jika kita lihat topi pramuka pada tahun tahun 1990 s/d 2012 itu menggunakan topi pramuka berbahan bambu yang dianyam berbentuk bulat dan memiliki lidah di tiap tepi topi tersebut. Topi pramuka tersebut dinamai dengan topi rimba, mungkin karena berbahan anyaman dan terlihat sangat tradisional sehingga dinamai topi rimba.


Perlu kakak ketahui bahwa setelah dikeluarkannya SK terbaru mengenai seragam pramuka oleh Kwartir Nasional maka sejak 21 Desember 2012 terdapat beberapa perubahan khususnya untuk penggunaan topi bagi anggota pramuka putra dan putri. Tepatnya SK Kwarnas No.174 Tahun 2012 beberapa hal mengenai perubahan topi pramuka tersebut berbunyi sebagai berikut :


Pakaian Seragam Harian

A. Pakaian Seragam Harian Pramuka Siaga Putri

1) Tutup Kepala:


    a) dibuat dari kain warna coklat tua.

    b) berbentuk topi joki terdiri dari lima potongan.

    c) pada batas tiap potongan diberi bisban warna coklat muda selebar 1⁄4 cm.

    d) di bagian atas, tepat pada pertemuan potongan-potongan diberi bulatan sebagai hiasan, bergaris tengah antara 1 sampai 3 cm warna coklat tua.

    e) pada bagian belakang topi diberi elastik.

    f) lebar lidah topi di bagian depan 5 cm, warna cokla tua.



B. Pakaian Seragam Harian Pramuka Penggalang Putri

1) Tutup Kepala


    a) dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.

    b) berbentuk topi bulat.

    c) lebar lidah topi ± 4 cm.



C. Pakaian Seragam Harian Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri

1) Tutup Kepala:


    a) dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.

    b) berbentuk topi bulat.

    c) lebar lidah topi ± 4 cm.



Topi Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega dan Pembina



D. Pakaian Seragam Harian Pembina Pramuka Putri

1) Tutup Kepala:


    a) dibuat dari bahan warna coklat tua.

    b) berbentuk peci.

    c) tinggi bagian depan 7 cm, pada bagian belakang dibuat

    d) bagian samping kiri depan diberi lipatan lengkung

    e) panjang topi 25–27 cm (disesuaikan dengan ukuran melengkung, dengan bukaan di bagian belakang melebar 8 cm (diberi elastik hitam supaya stabil). dengan panjang dasar 10 cm. kepala masing-masing).



E. Pakaian Seragam Harian Andalan dan Majelis Pembimbing Putri

1) Tutup Kepala:


    a. dibuat dari bahan warna coklat tua.

    b. berbentuk peci.

    c. tinggi bagian depan 7 cm, pada bagian belakang dibuat 

    d. bagian samping kiri depan diberi lipatan lengkung 

    e. panjang topi 25–27 cm (disesuaikan dengan ukuran melengkung, dengan bukaan di bagian belakang selebar 8 cm (diberi elastik hitam supaya stabil). dengan panjang dasar 10 cm. kepala masing-masing).

Penampakan dari topi atau penutup kepala untuk pramuka putri sebagai mana diuraikan di atas tersebut dapat dilihat dari gambar berikut :

Topi Pramuka Putri
Topi Pramuka Putri

Topi Pramuka Putri
Topi Pramuka Putri

Bandingkan dengan bentuk dan model topi pramuka putri yang lama :

Topi Lama Pramuka Putri
Topi Lama Pramuka Putri

Share:

kumpulan lagu pramuka pembangkit semangat

 

Semua lagu di bawah di lengkapi dengan video di bawah nya, sehingga anda tidak punya alasan lagi klo tidak tau lirik nya. nyanyikanlah dengan penuh semangat pasti bisa.

Bagi Kamu pecinta pramuka, maka berikut ini, kumpulan lagu saat pramuka yang penuh dengan makna dan mampu membangkitkan semangat!

1. Lagu Pramuka Berkemah

Ditengah-tengah hutan

Dibawah langit biru

Tenda terpancang ditiup sang bayu

Api menjilat-jilat

Terangi riba raya

Membawa kelana dalam impian

Degarlah-dengarlah,

Sayup-sayup

Suara nan merdu memecah malam

Jauhlah dari kampung turuti kata hati

Guna bakti pada bunda pertiwi



Nah, salah satu dari kumpulan lagu untuk pramuka ini sangat tepat dinyanyikan ketika moment berkemah. Ya, saat berkemah, pasti identik dengan menjelajah di alam bebas. Sehingga lagu ini berkemah ini memberikan semangat agar mampu menjelajah dengan penuh semangat.

2. Mars Jambore Nasional


Ayo, yo, hayo ke Jambore Nasional

Yo, hayo, yo, hayo, jangan tertinggal

Ayo, yo, hayo ke Jamnas Delapan-enam

Galang “Satu Utuh, Ceria, Berkarya”

Mari bersama galang persaudaraan

Dengan semangat Bangsa Indonesia

Ayo, bersama Pramuka Indonesia


Ber- “Eka Prasetya Panca Karsa”



Dengan tema nasional, lagu jambore ini mengajak Kita untuk semangat mengikuti pramuka. Sebab, pramuka merupakan pemersatu Indonesia untuk menggalang persaudaraan.

3. Alam Bebas


Alam yang luas bebas

Kaya tiada batas

selalu sedia dia

bagi kita semua

Alam yang indah megah

selalu sedia

memberi ajarannya

pandangan luas

Mari kita sekolah di sana

agar dapat nuansa pandangan

Di sana kita kan belajar berpandangan luas



Ketika Kamu sedang melakukan penjelajahan di alam bebas ketika kegiatan pramuka, maka salah satu kumpulan lagu untuk pramuka ini tepat dinyanyikan. Ya, karena lagu pramuka alam bebas ini betapa indahnya dan luasnya alam ini.

4. Himne Jambore Nasional 1986


Jambore Nasional Delapan Enam

Memadu taruna Indonesia

Dengan “Satu Utuh Ceria Berkarya”

“Eka Prasetya Panca Karsa”

Tri Satya, Dasa Darma-ku

Jadi pedoman hidupku

Hai, Pramuka kader pembangunan

Kita maju dalam pengabdian

Dengan Tuhan Maha Pemurah

Indonesia Jaya Sentosa



Mau bernostalgia dengan pramuka tempo dulu? Maka lagu himne jambore nasional 1986 ini bisa coba Kamu nyanyikan di acara pramuka era sekarang. Dengan nada dan lirik yang penuh makna ini, maka Kita bisa lebih memaknai bagaimana kaidah pramuka itu sendiri.

5. Himne Raimuna


Kami pramuka indonesia

Manusia pancasila

Satyaku kudharmakan

Dharmaku kubaktikan

Agar jaya indonesia

Indonesia tanah airku

Kami jadi pandu mu



Ya, ketika mendengar lagu pramuka yang satu ini, pasti hati akan tersentuh. Dengan iringan nada yang hening nan tenang, pasti Kamu merasakan bagaimana makna pramuka yang sesungguhnya, yakni demi menciptakan persatuan Indonesia.

6. Lagu Pramuka Apa Kabar


Apa kabar apa kabar

apakah kabarmu

lama sudahlah lama kita tidak bertemu, hei

Apa kabar apa kabar

apakah kabarmu

lama sudahlah lama kita tidak bertemu

ya baik saja

ya baik saja

kalau buruk itu pun tidak sengaja 2x



Lagu Apa Kabar, pasti identik dengan lagu yang ceria dan santai. Nah, lagu menanyakan kabar ini, tentunya akan membuat sesama mitra pramuka lebih akrab dan bersahabat.

7. Lagu Pramuka Sejati


Rajin Terampil dan gembira

Senantiasa praja muda karana

sopan dan tak kenal rasa sombong

bersahaja dan suka menolong

ya .. ya .. ya.. itulah Pramuka

pramuka sejati

Sejati kata dan Prilakunya

Rajin Terampil dan gembira

Senantiasa praja muda karana

sopan dan tak kenal rasa sombong

bersahaja dan suka menolong

ya .. ya .. ya.. itulah Pramuka

pramuka sejati

Sejati kata dan Prilakunya



Nah, untuk lagu yang satu ini, mengajarkan pada kita bahwa pramuka sejati adalah ia yang memiliki keterampilan dan selalu gembira. Selain itu, sikap seorang pramuka yang baik adalah suka menolong, bersahaja. sopan serta tidak mengenal rasa sombong.

8. Lirik Lagu Pramuka Mandiri


Siapakah yang tegap berdiri

Itu pramuka

Siapa yang sepadan simpati

Itu pramuka

siapa jujur dan baik hati

Itu pramuka

siapa yang sukanya berbakti

Itu pramuka



Lagu yang satu ini juga mengajarkan Kita bagaimana perilaku pramuka yang sejati itu. Ya, secara tak langsung, pramuka itu mengajarkan pada kita agar selalu memiliki perilaku uang biak, jujur dan baik hati.

9. Praja Muda Karana


Praja muda karana

Tunas muda harapan pertiwi

Kuat tahan melawan tantangan

Tak mengenal arti menyerah

Praja Muda Karana

Jujur lurus mulia citanya

Teguh nyata tekadnya semangatnya

Dan baktinya, bagi bangsa

Majulah Praja Muda Karana

Maju terus bekerja berkarya

Tumbuh kuat dayanya, gunaya

Bagi bangsa Indonesia



Sedangkan lagu “Praja Muda Karana” yang satu ini, membangkitkan semangat pada Kita agar selalu bekerja dan berusaha. Selain itu, sebagai pemuda pramuka Kita juga tak boleh pantang menyerah.

10. Lagu Pramuka, Apa Guna Keluh Kesah


Apa Guna Keluh Kesah (2x)

Pramuka Tak Kenal Bersusah

Apa Guna Keluh Kesah

reff:

Apa Guna Keluh Kesah…. Hey hey (2x)

Pramuka Tak Kenal Bersusah

Apa Guna Keluh Kesah …. Hey hey



Untuk membangkitkan semangat lagi, salah satu kumpulan lagu “Apa Guna Keluh Kesah” ini, mengajarkan Kita agar tak pantang menyerah, terlebih lagi berkeluh kesah.

11. Lirik Lagu Pramuka, Api Unggun


Kala senja Mulailah Tiba

Damai di hati datang

Saat berapi unggun tiba

Saat bersukaria

Kita duduk berlingkar-lingkaran

Tak ada mula akhirnya

Lingkaran Persaudaraan

Kita kuat eratkan

Hoo haiii yooo

Hoo haii iyooo

Api unggunku berkobar

Hoo haiii yooo

Hoo haiii yooo


Pramuka itu riang dan tegar


Hoo haiii yooo

Hoo haiii yooo

Api unggunku berkobar

Hoo haiii yooo

Hoo haiii yooo

Pramuka itu riang dan sabar

Reff :

Api kita sudah menyala

Api kita sudah menyala

Api Api Api Api Api

Api kita sudah menyala



Ketika berkemah, salah satu moment yang paling ditunggu adalah malam terakhir. Ya, malam terakhir ketika berkemah pasti ada kegiatan api unggun yang sangat menyenangkan. Nah, untuk lebih mendapatkan moment yang lebih menyenangkan lagi, Kamu bisa menyanyikan lagu ini lho!

12. Lagu Pramuka, Disinlah Kita Bertemu Lagi


Disinilah disini kita bertemu lagi 2x

Salam, salam, salam,salam,salam.. hey

Disinilah disini kita bertemu lagi 2x

Salam, salam, salam,salam,salam.. hey



Untuk mengawali kegiatan berkemah, lagu yang satu ini bisa dinyanyikan pertama kali ketika bertemu regu lain. Nah, dengan lagu ini, akan mengingatkan bahwa satu dengan lainnya adalah sahabat yang pernah bertemu.

13. Lagu Pramuka, Gembira Berkumpul


Ayo kawan ayo kawan berkumpul

Berkumpul bersenang-senang semuanya

Jangan segan, jangan segan bersama

Bersama bernyanyi bergembira

Tepuk tangan, tepuk tangan,

Tepuk tangan bergembira

Sekali lagi, sekali lagi,

Tepuk tangan kita semua bergembira



Lagu pramuka yang santai ini, memberikan semangat agar Kita melaksanakan kegiatan pramuka dengan penuh kegembiraan.

14. Lagu Pramuka Ke Gladian Pemimpin Regu


Ke gladian pemimpin regu

Ke gladian pemimpin regu

Ke gladian pemimpin regu

Jangan ada seorangpun yang tertinggal

yayaya yeee yo yohaliye yo yohaliye yohaliye yohaliyooo…



Diantara kumpulan lagu untuk pramuka yang satu ini juga mengajak kita agar selalu melaksanakan kegiatan satu regu bersama-sama.

15. Pantun Pramuka


Satu dua tiga dan empat


Pramuka itu hemat dan cermat

Ambil koerek pasanglah lilin

Pramuka selalu disiplin

Satu dua tiga dan empat

Pramuka itu hemat dan cermat

Ambil koerek pasanglah lilin

Pramuka selalu disiplin



Selain dinyanyikan dengan menyenangkan, lagu yang satu ini juga memberikan makna yang dalam. Yakni untuk menjadi seorang pramuka yang sejati, Kita harus memiliki sikap yang disiplin dan cermat.

Bagaimana? Dengan kumpulan lagu pramuka tersebut, tentu semua kegiatan pramuka yang Kamu lakukan akan lebih menyenangkan bukan? Siap untuk menjadi pramuka sejati?

Share:

26 GAME SERU DALAM KEGIATAN PRAMUKA

 


Sahabat Pramuka yang saat ini sedang berbahagia… Dalam kegiatan-kegiatan Pramuka, kurang lengkap rasanya jika tidak ada momen-momen yang sulit dilupakan nantinya. Oleh karenanya dalam setiap kegiatan kepramukan perlu diisi dengan jam khusus permainan yang bisa jadi pengalaman seru dan tak terlupakan bukan..?

 

Selain itu, untuk mengurangi kejenuhan dan juga ketegangan dalam kegiatan perkemahan, kegiatan di tengah-tengah pembelajaran materi-materi kepramukaan, maupun dalam kegiatan kepramukaan lainnya.


Tentu saja dengan adanya sesi permainan / game dapat menjadikan pikiran rileks kembali. Salah satu contoh permainan yang bertujuan untuk meningkatkan kerjasama, kekompakan antara anggota Pramuka dengan saling mengaitkan tali antara 2 kelompok dalam memindahkan tongkat seperti pada gambar berikut :

 

Dan berikut beberapa contoh dari bermacam-macam permainan yang pastinya akan seru untuk mengisi bermacam-macam kegiatan Pramuka di antaranya :

 

  1. BUAT  BARISAN

 

Tujuan : Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerja sama dalam kelompok.

 

Langkah-langkah :

 

Peserta dibagi dalam dua kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bias masuk dalam salah satu kelompok). Pemandu menjelaskan aturan permainan, sebagai berikut;

 

  1. Ketua kelompok akan berlomba menyusun barisan, barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu; tinggi badan, panjang rambut, usia, dst.
  2. Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian ke 2 kelompok, selesai atau belum harus jongkok.
  3. Setiap kelompok secara bergantian harus memeriksa apakah kelompok lawan melaksanakan tugasnya dengan benar.
  4. Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat (bila kelompok dapat menyekesaikan tugasnyasebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas).

 

Sebelum pertandingan dimulai bisa dicoba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar.

 

  1. TANGKAI  SAPU  AJAIB

 

Tujuan : Memberi kesempatan kepada peserta untuk saling mengenal lebih jauh lagi.

 

Bahan : Satu tangkai sapu.

 

Langkah-langkah :

 

  1. Peserta membentuk lingkaran, tangkai sapu di letakan di tengah lingkaran.
  2. Peserta diminta membawakan satu macem karakter. Tangkai sapu dimainkan sebagai benda yang ada hubungannya dengan karakter yang di bayangkan, bukan sebai tangkai sapu.
  3. Mereka diminta maju satu persatu ke tengah lingkaran untuk memperagakan karakter yang di bayangkan tersebut.
  4. Para peserta yang lain disuruh menerka identitas karakter yang sedang di peragakan.
  5. Seluruh peserta harus mendapat kesempatan memperagakan karakter khayalannya.

 

Perhatian

 

Latihan ini di maksudkan sebagai latihan agar peserta dapat menggunakan tubuhnya untuk menampilkan karakter khayalan. Spontanitas dan ketelitian harus di usahakan terus berkembang. Jangan ada dua karakter permainan yang sama. Kalau para peserta melihat satu karakter yang sama dengan yang sudah di peragakan, yang sedang memperagakan itu di minta untuk mengganti karakternya.

 

Variasi

 

Para peserta boleh memperagakan sebanyak mungkin karakter yang mereka inginkan.Di saat seorang peserta memperagakan satu karakter, peserta yang lain boleh ikut main dengan karakter itu.  Boleh menggunakan lebih dari satu benda, misalnya, tangkai sapu dan kain lap. Tergantung kapasitas para peserta.

 

  1. PETA KEHIDUPAN

 

Tujuan : Kesempatan bagi peserta untuk saling mengenal. Menghilangkan hambatan yang di sebabkan oleh perasaan malu dan membangun keterbukaan dan saling percaya antara peserta.

 

Langkah-langkah :

 

Menggambarkan pengalaman pribadi, pengalaman khusus yang mengesankan, yang ingin di bagi kepada peserta lainya. Caranya, dengan menggambarkan garis kehidupan dari mulai lahir sampai saat ini. Bila pada usia tertentu ada peristiwa yang sangat membahagiakan, maka garis tersebut naik, dan sebaliknya bila peristiwa tersebut menyedihkan.

 

Pada titik tersebut bias diberi gambar yang menunjukan peristiwanya, contoh : pada usia 28 tahun menikah, maka pada titik tersebut bisa mnggambarkan pasangan pasangan pengantin atau lainnya yang di anggap sesuai dengan peristiwa yang di maksud prestasi masing-masing.

 

  1. PETIK LARI

 

  1. Posisi awal : Di kiri kanan lapangan berbanjar satu, jarak antara barisan banjar 1 dan 2 15 m.
  1. Aturan bermain : Banjar 1 maju banjar 2 sampai jarak 1 lengan. Berhadap-hadapan. Banjar 2 telapak tangannya disiapkan untuk dipetik (seperti orang meminta) anak banjar satu memetik/menepuk tangan anak di depannya (banjar 2) dan cepat berlari ke tempat bawah garis semula.

Anak yang di petik mengejar dan menepuk anak yang lari sebelum garis batas. Yang kena tepuk berhenti. Anak yang kena tepuk dihitung tiap orang satu angka untuk yang menepuk.

  1. Penilaian : Regu yang mendapat angka terbanyak yang menang.

 

  1. KERBAU DUNGKUL


Posisi awal : Lingkaran besar, duduk.

Aturan bernain : Anak no.1 tiap regu maju ke tengah. Merangkak berhadapan, berpasangan pundak bertemu dengan pundak lawan seperti kerbau dengan berlaga. Dengan aba-aba dari Pembina mereka saling mendorong. Siapa yang paling mendorong lawannya mendapat angka.

Anak yang lalin memberi semangat dengan bernyanyi dan bertepuk/bersorak. Permainan dilanjutkan dengan giliran anak no. 2 dan 3 sampai semua anak mendapat giliran.

Penilaian : Regu yang paling banyak mendapat angka jadi juara. Permainan ini hanya untuk penggalang putra.

 

  1. KUCING DAN TIKUS

 

  1. Posisi awal : Perlombaan, terbuka empat bersatu. Bergandengan tangan sengga seperti lorong-lorong yang pagari anak.
  1. Aturan bermain : Tunjuk seorang dari barung/regu  A untuk menjadi “Kucing” dan semua nanak barung/regu B menjadi “Tikus”. Anak yang lain membentuk barisan perlombaan terbuka dan bergandengan tangan. Kucing berdiri di luar barisan. Tikus berdiri tersebar dalam lorong-lorong.

Dengan tanda dari Pembina, Kucing mulai mengejar Tikus untuk di tepuk. Kucing maupun Tikus hanya boleh lari lewat lorongdan tidak boleh memutus/melanggar pagar. Jika Pembina meniup peluit cepat-cepat pagar hadap kanan dan bergandengan lagi.

Tikus yang kena tupuk, tidak boleh meneruskan permainan dan berdiri di luar barisan. Setelah 5 menit bergantian, sekarang regu C jadi Kucing dan regu D semua anggota jadi Tikus. Permainan diteruskan tiap lima menit sampai semua regu mendapat giliran jadi Kucing.

 

  1. Penilaian : Setiap Kucing menepuk Tikus dapat angka 1, setiap Tikus yang kena tepuk mendapat angka kurang 1, regu yang mendapat anak terbanyak menang.

 

  1. LARI LIPAN 

 

Posisi awal : Perlombaan, di depan tiap barung/regu dipancangkan tongkat dengan jarak 10 m.

Aturan bermain  : Tiap barung/regu anak-anak berpegang erat dengan anak depannya, dengan cara memeluk pada perutnya, menyerupai lipan.

Dengan aba-aba dari Pembina lipan itu cepat-cepat lari menuju tongkat di depannya dan berputar mengelilingi tongkat kembali ketempat semula dan berbaris rapi.

Penilaian  : Barung/regu berbaris rapi lebih dahulu yang menang.


  1. TAWON DENGAN BUNGA

 

Posisi awal : Lingkaran kecil. Anggota barung/regu tersebar tidak berkumpul menjadi satu, semua jongkok bergandengan erat. Seorang ditunjuk oleh Pembina sebagai “Tawon”, lainnya sebagai “Bunga”.

Aturan bermain : Tawon terbang berputar-putar sambil mendengung lalu mendekati salah satu bunga, kemudian terjadi tanya jawab :

B : “Siapa itu?”

T : “Saya Tawon.”

B : “Mau apa?”

T : “Saya hendak memetik bunga.”

B : “Bunga apa?”

T : “Bunga Mawar .”

B : “Petiklah.”

Tawon lalu memilih salah seorang anak dan menariknya untuk dilepas dari barisan. Boleh memilih yang lain sampai mendapat satu bunga. Bunga yang dilepas menjadi Tawon. Dan permainan di lanjutkan. Tawonnya 2 ekor dan bunga yang harus di petik 2 kuntum. Dan permainan dilanjutkan terus sampai tawonnya banyak (30 % anak yang ikut).

Kemudian Tawonnya dihitung dan dipilih-pilih dari regu apa. Tawon yang pertama tak ikut dihitung (permainan ini hanya untuk anak putra).

Penilaian : Barung/regu paling sedikit tawonnya juara.

 

  1. BINTANG BERPINDAH

 

  1. Posisi awal  :  Lingkaran besar.

 

  1. Aturan bermain :  Anak-anak bergandengan dua-dua, muka belakang rapat, jarak pasangan satu dengan yang lain 3 m. seorang dari regu A dan regu Bmenjadi bintang yang pindah. Kedua anak ini siap di tengah lingkaran. Satu dengan yang lain jaraknya 3 m.

Dengan aba-aba dari Pembina, B berlari menempel salah satu pasangan di depannya. A mengejar dan menepuk B, sebelum menempel pada salah satu pasangan. Bila B menempel pada salah satu pasangan sebelum kena, maka anak yang di belakang yang ditempel B harus lari dan pindah menempel di depan pasangan lain. Demikian seterusnya.

Bila yang lari kena tepuk, maka mereka mejadi pasangan bintang baru. Pembina menunjuk lagi 2 orang, 1 dari regu C dan satu lagi dari regu D, untuk menjadi bintang yang akan kejar-kejaran. Permainan diteruskan bila anak yang di kejar terlalu jauh meninggalkan lingkaran, dianggap telah kena tepuk.

 

  1. Penilaian  :  Anak yang dapat menepuk mendapat angka 1, yang di tepuk nilainya kurang 1. Regu yang mendapat nilai terbanyak menang.

 

  1. GEMBALA SAPI DAN HARIMAU

 

Posisi awal  :  Perlombaan. Buat segi empat di lapangan dengan ukuran : lebar 10 m, panjang 20 m, garis panjang dibagi tiga. Dua ruang kiri dan kanan adalah ruang bebas 5 m.

Aturan permainan  :  3 orang dari regu A ditunjuk sebagai harimau seorang dan 2 orang gembala. Harimau bersiap di tengah lapangan. Gembala I di ruang bebas kiri dan gembala II di ruang bebas kanan.

Anak yang lain sebagai sapi, berdiri di ruang bebas bersama gembala I. Setelah Pembina memberi perintah. Maka bicara :

G II   : “Gembala I, keluarkan sapinya !”

G I    : “ Tak berani”

G II   : “Mengapa ???”

G I    : “Ada Harimau”

G II   : “Harimau sudah ditangkap kelurkan Sapinya”

G I    : “Ayo keluar”

Semua Sapi lari menutu ruang bebas Gembala II. Harimau berusaha menepuk sapi sebanyak-banyaknya. Yang kena tepuk ke luar lapangan dan dihitung. Regu yang menepuk (Harimau) mendapat angka 1 tiap Sapi yang menepuk. Regu yang Sapinya kena tepuk angkanya kurang 1. Permainan dilanjutkan, Harimau dan gembala diganti dengan regu lain.

Penilaian  :  Regu yang mendapat nilai banyak pemenangnya.

 

  1. LONCAT BERANTAI

 

Posisi awal : Perlombaan terbuka. Depannya diberi batas dengan jarak 15 m.

Aturan bermain : Anak hadap kanan lalu membungkuk (seperti orang rukuk dalam sholat). Dengan jarak 1 lengan. Anak yang paling belakang dalam satu regu melompati anak yang ada di depannya berturut-turut sampai semua terlewati dan kemudian membungkuk urut dengan anak yang lain. Anak yang paling belakang melompat seperti terdahulu, demikian diteruskan sampai menyentuh garis batas.

Penilaian : Yang tercepat sampai kebatas yang menang.

 

  1. MUSANG DAN AYAM

 

Posisi awal  :  Lingkaran besar anak bergandengan tangan.

Aturan bermain : Dua orang dari regu A ditunjuk sebagai musang bersiap di luar lingkaran. Semua anak dari regu B sebagai ayam bersiap di dalam lingkaran. Anak yang lain membentuk lingkaran, bergandengan tangan, berjalan, dan bernyanyi. Musang berusaha menangkap ayam dan ayam berusaha menghindar dengan lari ke luar masuk lingkaran.

Bila ayam melewati lingkaran di biarkan, tapi kalau musang yang akan masuk di halang-halangi. Ayam yang tertangkap, berhenti bermain dan berdiri di luar lingkaran. Musang mendapat angka kira-kira bermain 5 menit musang dan ayam diganti regu yang lain. Sampai semua regu mendapat giliran menjadi musang.

Penilaian : Setelah selesai, regu terbanyak nilainya menang.

 

  1. GEROBAK SORONG

 

Posisi awal  : Satu saf  di depan barisan diberi batas dengan jarak 10 m.

Aturan bermain  : Anak no. 1 dan 2 tiap barung/ egu menuju satu langkah. Anak no. 1 merangkak menghadap garis batas. Anak no. 2 berdiri di antara kaki anak no. 1 dan mengangkat kedua kaki anak no. 1, sehingga seperti mendorong “gerobak sorong”.

Dengan aba-aba Pembina “gorobak sorong” berjalan cepat menuju garis batas, yang mencapai garis batas pertama mendapat angka 3, yang 2 mendapat angka 2, yang ke 3 angkanya 1. kemudian no.4, no. 5 dst sampai semua anak mendapat giliran. Permainan ini tidak perlu di ulang dan hanya untuk anak pria.

Penilaian : Barung/regu yang nilainya terbanyak juaranya.  

 

  1. MENGUSIK KERA

 

Posisi awal : Bebas. Lapangan di buat lingkaran dengan garis tengah 10 m.

Aturan bermain : Tunjuk seorang dari anggota barung/regu sebagai “Kera”. Kera merangkak dan melompat-lompat di tengah lingkaran.anak yang lain masuk dalam lingkaran menggoda mengusik dan berusaha menepuk Kera dengan tangan.

Kera berusaha manepuk anak-anak dengan tatap merangkak dan berusaha menepuk anak-anak dengan tangan dan kaki. Siapa dapat menepuk (anak/kera) mendapat angka 1. Tiap 5 menit, bergiliran barung/regu menunjuk seorang anggotanya jadi Kera sampai semua barung/regu telah dapat giliran.

Penilaian : Setelah nilainya dihitung, yang mendapat nilai banyak jadi juara.

 

  1. MENJALA IKAN

 

Posisi awal  : Bebas. Lapangan dibatasi dengan garis panjang 20 m dan lebar 20 m.

Aturan bermain : Tunjuk satu barung/regu dan dibagi 2 kelompok bergandengan tangan, menjadi “jala”. Anak yang lain menjadi ikan, berlari-lari di lapangan. Dengan bekerjasama ke 2 jaring berusaha menangkap ikan yang sebanyak-banyaknya.

Yang tertangkap berdiri di luar lapangan. Tiap 5 menit, jalanya diganti barung/regu yang lain. Anak yana di luar ikut jadi ikan/main lagi. Setelah semua barung/regu mendapat giliran menjadi jala permainan dihentikan.

Penilaian : Perolehan Ikan tiap barung/regu dihitung. Yang paling banyak mendapat Ikan menjadi juara.

 

  1. KEPITING JANTAN

 

Posisi awal : Satu saf di depan barisan diberi batas dengan jarak 10 m.

Aturan bermain : Anak no. 1 tiap barung/regu maju satu langkah kemudian merangkak terlentang, dengan aba dari Pembina, cepat merangkak menuju batas, yang paling cepat sampai batas mendapat angka 3, yang 2 mendapat angka 2, yang ke 3 angkanya 1, yang berikutnya tidak  mendapat angka. Kemudian giliran no 2, no. 3 sampai semua anak mendapat giliran. Permainan tidak perlu diulang dan hanya untuk anak pria.

Penilaian  :Barung regu yang nilainya terbanyak juaranya.

 

  1. RAJA DAN RATU

 

Posisi awal : Selat behadap-hadapan di belakang masing-masing saf dengan jarak 15 m, diberi garis batas/tonggak.

Aturan bermain : Anak-anak bermain dalam bentuk selat berhadap-hadapan yang kiri diberi nama Raja, yang kanan diberi nama Ratu. Pembina memberi aba : Ra..ja atau Ra..tu. Apabila Pembina memberi aba Raja, maka barisan sebelah kiri cepat balik kanan dan lari menuju batas/tonggak.

Barisan kanan cepat mengejar dan menepuk barisan kiri, yang kena di tepuk harus berhenti. Anak yang sampai di batas/memegang tonggak dihitung. Permainan diulang lagi. Dalam memberi aba-aba tidak harus urut, boleh juga menyebut kata lain, misalnya rumah, rajin dsb, untuk menjebak anak-anak.

Penilaian : Selesai bermain dihitung barung/regu yang paling banyak anggotanya itulah juaranya.

 

  1. LINGKARAN MAHKOTA   

 

Posisi awal : Lingkaran besar di tenga-tengah diberi tanda lingkaran dengan garis tengah 1,5 m. Pembina berada didekat lingkaran tengah.

Aturan bermain : Anak-anak berbaris berbentuk lingkaran besar,sambil berjalan dan bernyanyi gembira dengan tepuk tangan bila Pembina meniup peluit, anak-anak berlari ke lingkaran yang di tengah.

Pembina menghitung masing-masing regu berapa anak yang berada dilingkaran, yang berada dalam lingkaran mendapat “Mahkota”. Permainan dimulai lagi .

Penilaian : Setelah selesai dihitung barung/regu apa yang paling banyak mendapat “Mahkota” adalah yang menang.

 

  1. BUAT  BARISAN

 

Tujuan : Agar seluruh peserta bisa berkenalan lebih jauh, fisik maupun sifat-sifat mereka, sekaligus melatih mereka bekerja sama dalam kelompok.

Langkah-langkah : Peserta dibagi dalam dua kelompok yang sama banyak (bila jumlah peserta ganjil, seorang pemandu bias masuk dalam salah satu kelompok). Pemandu menjelaskan aturan permainan, sebagai berikut;

  1. Ketua kelompok akan berlomba menyusun barisan, barisan disusun berdasarkan aba-aba pemandu; tinggi badan, panjang rambut, usia, dst.
  2. Pemandu akan menghitung sampai 10, kemudian ke 2 kelompok, selesai atau belum harus jongkok.
  3. Setiap kelompok secara bergantian harus memeriksa apakah kelompok lawan melaksanakan tugasnya dengan benar.
  4. Kelompok yang menang adalah kelompok yang melaksanakan tugasnya dengan benar dan cepat
  5. Sebelum pertandingan dimulai bias di coba terlebih dahulu untuk memastikan apakah aturan mainnya sudah dipahami dengan benar.

 

  1. TANGKAI  SAPU  AJAIB

 

Tujuan : Memberi kesempatan kepada peserta untuk saling mengenal lebih jauh lagi. Bahan : Satu tangkai sapu. Langkah-langkah :

-     Peserta membentuk lingkaran, tangkai sapu di letakan di tengah lingkaran.

-     Peserta diminta membawakan satu macem karakter. Tangkai sapu di mainkan sebagai benda yang ada hubungannya dengan karakter yang di bayangkan, bukan sebai tangkai sapu.

-     Mereka diminta maju satu persatu ke tengah lingkaran untuk memperagakan karakter yang di bayangkan tersebut.

-     Para peserta yang lain di suruh menerka identitas karakter yang sedang di peragakan.

-     Seluruh peserta harus mendapat kesempatan memperagakan karakter khayalannya.

Perhatian

Latihan ini di maksudkan sebagai latihan agar peserta dapat menggunakan tubuhnya untuk menampilkan karakter khayalan. Spontanitas dan ketelitian harus di usahakan terus berkembang. Jangan ada dua karakter permainan yang sama. Kalau para peserta melihat satu karakter yang sama dengan yang sudah diperagakan, yang sedang memperagakan itu diminta untuk mengganti karakternya.

Variasi

Para peserta boleh memperagakan sebanyak mungkin karakter yang mereka inginkan.  Di saat seorang peserta memperagakan satu karakter, peserta yang lain boleh ikut main dengan karakter itu boleh menggunakan lebih dari satu benda, misalnya, tangkai sapu dan kain lap.

Tergantung kapasitas para peserta (bila kelompok dapat menyekesaikan tugasnya sebelum hitungan ke 10 mereka boleh langsung jongkok untuk menunjukan bahwa mereka telah selesai melakukan tugas).

 

  1. MENGGAMBAR  WAJAH

Tujuan  :

-     Membantu peserta untuk memandang langsung ke dalam mata pasangannya, saling mengenal cirri-ciri wajahnya, dengan harapan hal ini bias membantu proses untuk saling terbuka dan tidak lagi kikuk satu dengan yang lainnya. 

-     Melatih peserta satu cara sederhana menggambar dan menghilangkan perasaan peserta bahwa mereka tidak mampu menggambar.  

Langkah-langkah :

  1. Dengan sehelai kertas setiap pasangan saling berhadapan dan mulai menggambar wajah pasangannya. Bisa mulai dari mana saja  tetapi tidak boleh melihat kertas sama sekali. 
  2. Gerakan tangan mengikuti arah gerak pandangan dan menelusuri garis wajah pasangannya.
  3. Setelah selesai menggambar, masing-masing pasangan mewawancarai pasangannya, mengenai nama, tempat tinggal, pekerjaan, umur, keluarga, dan sebagainya waktunya cukup 5 menit saja untuk tiap peserta.
  4. Kemudian setiap pasangan tampil di depan kelompok memperkenalkan pasangannya dengan cara menunjukan gambar pasangannya menyebutkan: “Nama saya ….(nama pasangan), tempat tinggal …., dst.

 

  1. RANTAI  NAMA

Tujuan : Permainan ini dimaksudkan bagi kelompok yang saling kenal nama masing-masing,agar lebih akrab,serta memberipengalaman didepan forum.

Langkah-langkah : Peserta bersama pemandu berdiri dalam lingkaran.

  1. Pemandu menjelaskan aturan permainan sbb :
  2. Salah seorang menyebutkan namanya dengan suara keras agar terdengar oleh setiap peserta, kemudian peserta yang berdiri disebelahnya (kiri / kanan ) menyebutkan nama peserta pertama tadi ditambah dengan namanya sendiri. Peserta ketiga menyebutkan nama pesrta pertama dan kedua ditambah dengan namanya sendiri, begitu seterusnya sampai selesai.
  3. proses ini diulangi lagi dengan arah berlawanan, di mulai dari peserta terakhir menyebutkan rantai nama tersebut.

Variasi

Buat lingkaran, setiap peserta bergiliran menyebutkan nama panggilan, umur, tempat asal, pekerjaan, lalu peserta lain menirukan begitu seterusnya sampai selesai satu putaran. Putaran ke dua, semua peserta mengulangu lagi secara bersama-sama data pribadi tersebut, dengan urutan seperti semula.

 

  1. PERKENALAN RAHASIA

 

Peralatan          : Kain yang lebar (sprei)

Jumlah pemain  : semua pemain masuk dalam regu

Waktu               : 10 menit

Tujuan              : Saling mengenal nama

Peserta dibagi dalam 2 kelompok. Kedua regu saling berhadap-hadapan. Tetapi diantara kedua regu itu dibentangkan kain yang lebar, sehingga kedua regu tidak dapat saling melihat. Permainannya ialah : setiap regu menentukan wakilnya untuk menebak wakil kelompok lain tetapi juga ditebak.

Wakil kedua kelompok berlutut berhadapan. Agar supaya lebih seru para pemain ini boleh saling memperlihatkan kaki atau sepatu. Pemimpin menghitung sampai 3 dan pada hitungan ketiga itu kain diturunkan tiba-tiba.

Kedua wakil itu harus adu cepat untuk menebak siapa wakil lawannya.Wakil regu yang cepat menebak dengan tepat, mendapatkan angka untuk regunya.

 

  1. MENCARI DENGAN DIAM

 

Peralatan : Perangko

Jumlah pemain : Berapa saja

Waktu : bervariasi, tergantung jumlah pemain dan kemampuan mengobservasi.

Tujuan :

-     Melatih kemampuan mengobservasi

-     Memupuk inisiatif

Sebuah perangko ditempel di suatu tempat dalam ruangan pertemuan sebelum para peserta datang/tiba. Instruksinya : Tiap peserta harus mencari perangko tersebut dan bila mereka telah melihatnya, mereka harus duduk diam dan tidak boleh berkata apa pun. Akan sangat lucu memperhatikan peserta-peserta terakhir.  Dan tentu saja peserta yang paling akhir duduk adalah yang kalah. (permainan ini dapat juga dimainkan di luar ruangan).

  1. DALAM KOLAM

 

Peralatan  : Sebatang kapur

Jumlah pemain : Bebas

Waktu : Biasanya 10-15 menit

Tujuan :  

-     Melatih kecepatan/refleks

-     Sebagai unsur hiburan

Anak-anak berdiri membentuk lingkaran dan di depan mereka digambar garis dengan kapur. Tiap anak harus menyentuh garis tersebut. Bila ada perintah “diair”, maka tiap orang melompat dengan kedua kakinya bersama-sama, masuk ke garis lingkaran.

Bila perintahnya “didarat”, maka tiap anak melompat mundur. Perintah yang diberikan harus bervariasi, “diair, didarat, diair, diair”. Satu atau dua orang anak akan melompat dan jelas mereka akan dikeluarkan. Permainan ini cukup popular dan menyenangkan.

 

  1. DINAMIKA KELOMPOK KAPAL TENGGELAM

Tujuan : Memberikan kegiatan mengurangi kekikukan peserta dalam berintegraksi dengan peserta lain dan menambah ketertiban peserta dalam proses belajar.

Langkah-langkah :


  1. Mintalah peserta berdiri dalam lingkaran
  2. Jelaskan bahwa kegiatan berikut adalah permainan yang di beri nama kapal tenggelam.
  3. Minta peserta membayangkan bahwa mereka sedang naik kapal. Tiba-tiba kapal mau tenggelam. Nahkoda memerintah seluruh penumpang untuk naik ke sekoci (perahu penyelamat).
  4. Nahkoda adalah anda,sekoci adalah anggota badan peserta yang saling bersentuhan.
  5. Bila pemandu mengankat “jempol, lima”, artinya 5 peserta harus saling mentautkan jempol mereka.
  6. Peserta yang kena hukuman adalah mereka yang tidak mendapatkan pasangan / kelompok atau kelompok yang anggotanya lebih dari lima.
  7. Pemandu bisa melanjutkan dengan memberikan perintah lainnya. Seperti : siku, tiga, artinya tiga peserta harus saling mentautkan siku mereka atau : pipi, dua.
  8. Teruskan permainan sampai dirasa cukup.

Demikian contoh permainan-permainan seru dan menyenangkan untuk mengisi kegiatan Pramuka di lingkungan sekolah maupun di lingkungan luar sekolah yang admin share dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Pramuka…!


Game berputar melingkar:

lirik lagunya:

ayo jalan jalan, berjalan di lingkaran, sambil tepuk tangan suasana riang

awas hati hati lingkaran mau berubah, siapa ketinggalan tidak dapat teman, lingkaran mau berubah lingkaran mau berubah

Share:

game Jembatan Tongkat Berjalan pramuka

 


Game Pramuka ini sering kami sebut sebagai “Jembatan Tongkat Berjalan” lantaran tongkat-tongkat yang berfungsi jembatan akan terus berpindahan hingga mengantarkan penyeberangnya hingga garis akhir (tujuan). Namun tidak menutup kemungkinan permainan pramuka ini diberikan nama lain selain “Jembatan Tongkat Berjalan” semisal “Jembatan Kreatif”, “Jembatan Gila” atau pun nama lainnya. Bagaimana cara melakukan permainan (game) pramuka ini simak video pramuka dan penjelasan berikut.

Prinsip dan aturan main permainan ini sangat sederhana. Satu orang menjadi penyeberang dan sisanya sebagai kaki jembatan. Satu kelompok mengantarkan salah satu anggota regu (kelompoknya) yang disebut penyeberang, menuju garis akhir dengan menggunakan tongkat-tongkat yang terbatas yang dipegangi oleh para ‘kaki jembatan’. Karena terbatasnya tongkat, maka tongkat-tongkat yang telah dilalui harus berpindah ke depan. Selama menyeberang, penyeberang tidak boleh terjatuh atau menyentuh tanah. Jika menyentuh tanah maka permainan diulangi dari garis start lagi. Akan sangat menarik jika kemudian game pramuka “Jembatan Tongkat Berjalan” dilakukan secara kompetisi per dua kelompok.

Tujuan dan manfaat yang bisa diperoleh dari permainan ini selain untuk melatih ketangkatan dan kesehatan juga akan sangat bermanfaat dalam memupuk dan mengembangkan kerja sama dan kekompakan tim atau kelompok. Sehingga game pramuka ini akan sangat tepat dimainkan oleh regu pramuka penggalang, sangga penegak, maupun pramuka pandega dalam kegiatan out dor.

Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan ini berupa batang tongkat berukuran 60 cm sebanyak tiga atau empat batang. Satu orang bertugas menjadi penyeberang sedangkan sisa anggota kelompok lainnya menjadi kaki jembatan. Kaki jembatan ini bisa sejumlah enam atau delapan orang sesuai dengan jumlah anggota kelompok yang ada.


Untuk memperjelas teknik dan tata cara permainan ini, simak saja video berikut ini:


Permainan “Game Pramuka Jembatan Tongkat Berjalan” ini sangat sederhana dan mudah dalam menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Namun setelah dipraktekkan peserta didik akan sangat menikmati bahkan ditanggung akan ketagihan. Tidak percaya? silakan coba sendiri

Share:

Permainan rangku alu Pramuka

 Apakah Sobat pernah melakukan kegiatan pramuka? Dalam kegiatan pramuka ada sesi permainannya, iya kan? Wah, pasti seru sekali ya! Pada kesempatan kali ini, kita akan memberi rekomendasi permainan tradisional yang dapat dimainkan saat kegiatan pramuka, yaitu permainan rangku alu. Simak ulasannya ya...

 

Permainan rangku alu adalah permainan tradisional khas daerah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut bahasa setempat, rangku artinya menghentak-hentakkan dua benda, sementara alu adalah alat tumbuk hasil tani yang terbuat dari kayu/bambu. Disebut demikian karena pemain menghentakkan alu atau tongkat untuk membuat irama. Selain itu, permainan ini juga sering disebut tari tongkat sebab gerakan saat bermain menyerupai gerakan tari. Biasanya, rangku alu dimainkan di tanah keras yang tidak berumput supaya pemain tidak mudah terpeleset. 

  

 

Tahukah Sobat? Permainan ini ternyata diadopsi dari pekerjaan orang dewasa, lho! Pada malam bulan purnama, para orang tua di Manggarai melakukan pekerjaan tuk telo atau menumbuk hasil tuaian pertanian secara gotong royong. Sembari menanti orang tua selesai bekerja, anak-anak mengisi waktu dengan bermain rangku alu. Meskipun awalnya dimainkan oleh anak-anak, perlahan permainan tersebut menjadi sebuah perayaan hasil panen pertanian atau perkebunan. Masyarakat dari berbagai kalangan dan usia berkumpul untuk meramaikan permainan ini.

  

 

Cara memainkan rangku alu sangat mudah lho, Sobat. Permainan ini membutuhkan dua tim, yaitu tim pemain dan tim jaga. Tim jaga terdiri atas empat orang. Mereka dibagi menjadi dua pasang dengan posisi jongkok berhadapan sambil memegangi dan menggerakkan tongkat sesuai irama yang berpola. Kemudian, permainan diawali dengan satu persatu anggota tim pemain melompat di sela-sela bambu dan menghindari jepitan. Semakin lama irama bambu dan nyanyian akan semakin cepat, sehingga pemain harus lincah dalam melompat. Jika pemain tersebut terjepit kakinya, kedua tim berganti peran.

Kegiatan pramuka identik dengan penggunaan tongkat dalam beragam jenis kegiatan, termasuk permainan rangku alu. Dengan bermain rangku alu, kita dapat memupuk kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama antar anggota tim. Yuk, kita main rangku alu!

Share:

Materi Tali Temali Pramuka


 Di kalangan pramuka sudah tentu Bukan asing lagi dengan tali-temali. Tali Temali adalah salah satu seni menyambung tali dengan menggunakan simpul-simpul sehingga membentuk suatu alat atau benda lain yang bermanfaat. misalnya adalah tandu, tiang bendera, dan masih banyak lagi. Beberapa tali, kemudian diikat dengan mengguakan simpul jangkar dan simpul pangkal. Kita tahu bahwa kegiatan anggota pramuka Bukan lepas dari berkemah. Dalam kegiatan tersebut akan dihadapkan dengan keahlian memasang tanda. Dalam pemasangan tenda sendiri, dibutuhkan kemampuan dan pengetahuan mengenai teknik tali temali atau disebut juga simpul, Buat mengikat antara tiang satu dengan tiang yang lainnya.

Buat mengikat antara tali dengan tali, atau tali dengan bendanya Bukan asal mengikat. Tentu ada langkah Buat menghasilkan suatu bentukan dari tali-tali yang ada. Masing-masing simpul atau ikatan pun mempunyai nama dan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah penjelasannya.

tonton juga video nya



·   Simpul: merupakan hasil atau bentukan dari satu atau dua utas tali. Beberapa simpul yang lebih dikenal di kalangan pramuka ialah simpul hidup, simpul mati, simpul pangkal, simpul laso, simpul jangkar.

1.    Simpul hidup, berfungsi Buat mengikat suatu benda dengan kuat, tapi Buat melepasnya Bukan susah, tali temali simpul ini biasanya digunakan Buat mengikat hewan.

2.     Simpul mati, adalah simpul yang biasanya digunakan Buat mengakhiri suatu simpul. Walaupun simpul ini terlihat mudah dalam membuatnya, namun banyak juga yang salah dalam membuatnya. Simpul Ini berfungsi Buat menyambung dua utas tali yang sama besarnya dan Bukan licin.

3.   Simpul pangkal, merupakan salah satu simpul yang sering sekali digunakan Buat mengawali atau mengakhiri suatu simpul lainnya. Seperti contoh apabila kamu ingin membuat simpul palang maka langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah pangkal terlebih dahulu pada salah satu tongkat.

4.   Simpul jangkar, dalam pembuatannya Bukan begitu sulit alias mudah. Ada beberapa cara dalam membuat tali temali simpul jangkar ini salah satunya adalah bagilah tali menjadi dua kemudian lingkarkan pada benda yang ingin ditali, kemudian tariklah kedua badan tali, sehingga semua tali masuk ke dalam sosok.

Selain dari beberapa contoh diatas, masih banyak lagi jenis simpul yang dapat digunakan dalam  berpramuka.

·    Ikatan: Ikatan adalah bentukan dari tali yang digunakan Buat mengikat barang atau benda. Macam-Macam Ikatan adalah sebagai berikut :

1.   Ikatan kaki tiga, dari namanya ikatan ini memiliki fungsi Buat mengikat tiga tiang sekaligus dalam satu ikatan Buat pembuatan kaki tiga, jemuran.

2.  Ikatan palang, berfungsi Buat mengencangkan kedua tongkat secara vertikal dan horizontal sehingga kedua tongkat tersebut menjadi satu dan sulit dilepaskan. Fungsi yang paling dominan dari ikatan ini adalah Buat mengikat dua buah tiang yang bersilangan dengan sudut 90⁰ (Siku-Siku).

3.   Ikatan silang, berfungsi Buat mengikat dua buah tongkat bersilangan dan Bukan membentuk siku.

4.   Ikatan canggah, berfungsi Buat menyambung tongkat dengan tali secara sejajar. Ikatan canggah umum dikenal dengan nama ikatan sambung tongkat.

Dengan mengenal dan mempelajari berbagai macam simpul dan ikatan, kita tentu sudah dapat membangun sebuah bangunan darat atau dalam kata lain adalah pionering. 

Agar tali dapat tahan lama dan dapat dipergunakan untuk jangka waktu panjang tali perlu diberi perlakuan khusus setelah dipakai kegiatan. Lakukan beberapa langkah berikut untuk pemeliharaan tali :

  1. Kotoran yang melekat pada tali dicuci dengan air dingin dan dikeringkan di tempat yang tidak terkena matahari secara langsung (diangin-anginkan).
  2. Tali harus dijauhkan dari bahan-bahan yang bisa merusak tali, seperti; air accu, oil, minyak, bahan-bahan kimia, dll.
  3. Penyimpanan harus terhindar dari cahaya matahari secara langsung, dan diusahakan sirkulasi udara lancar dengan kelembaban rendah.
  4. Tali disimpan dalam keadaan kering serta digantung dalam bentuk lingkaran seperti gelang atau gulungan yang secara sederhana dan mudah untuk diurai kembali
Share:

Penjelasan dan isi Dasa Darma Pramuka


 Berikut ini 10 isi Dasa Darma Pramuka yang harus dihafalkan. Cara mengingatnya agar mudah adalah dengan menghafal suku kata awal di tiap poin, seperti berikut ini: Ta-Ci-Pa-Pat-Re-Ra-He-Di-Ber-Su.


  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  3. Patriot yang sopan dan ksatria
  4. Patuh dan suka bermusyawarah
  5. Rela menolong dan tabah
  6. Rajin, terampil dan gembira
  7. Hemat, cermat dan bersahaja
  8. Disiplin, berani dan setia
  9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan


Makna Dasa Darma Pramuka


Anggota pramuka juga wajib mengetahui makna Dasa Darma Pramuka agar bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini makna dari masing-masing poin yang dilansir dari laman Universitas Jember.

1. Takwa Kepada Tuhan yang Maha Esa


Manusia adalah makhluk yang lemah karena semuanya adalah pemberian dari Tuhan. Untuk itu, anggota pramuka juga harus bertakwa, yaitu menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangannya. Misalnya seorang muslim wajib salat lima waktu, nasrani wajib ibadah ke gereja.

2. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia


Sebagai pramuka, kita harus menjadi contoh bagi orang di sekitar kita untuk selalu mencintai alam. Selain itu, kita juga sebagai makhluk sosial harus berkasih sayang sesama manusia.

3. Patriot yang Sopan dan Ksatria


Seorang pramuka harus bersikap sopan dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu harus ditunjukkan dalam tindakan dan tutur kata. Ketika kita sopan, orang lain pun akan menghargai kita.

4. Patuh dan Suka Bermusyawarah


Yang dimaksud patuh adalah mengikuti aturan yang berlaku, baik itu di lingkup keluarga maupun dalam kehidupan bernegara. Sedangkan suka bermusyawarah, tentu anggota pramuka harus mengedepankan musyawarah untuk memutuskan sesuatu demi kepentingan bersama.

5. Rela Menolong dan Tabah


Seorang pramuka harus rela dan ikhlas menolong sesama manusia tanpa membedakan agama, warna kulit, suku, dan sebagainya. Dalam berjuang,

seorang anggota pramuka harus tabah menghadapi gangguan, tantangan, halangan, dan hambatan.

6. Rajin, Terampil, dan Gembira


Kamu bukan anggota pramuka jika masih suka bermalas-malasan. Bersikaplah rajin dan selalu melakukan hal positif. Hal itu akan membuat kalian terampil. Jangan lupa untuk selalu bergembira dalam beraktivitas.

7. Hemat, Cermat, dan Bersahaja


Anggota pramuka harus hemat, cermat dan bersahaja. Artinya, kita harus rajin menabung dan cermat dalam mengeluarkan uang. Yang dimaksud bersahaja adalah selalu tampil sederhana sekalipun mungkin kamu orang kaya.

8. Disiplin, Berani, dan Setia


Disiplin artinya tertib dalam membagi waktu sesuai aturan, baik saat di sekolah maupun di rumah. Berani bukan berarti berani melawan siapa pun, namun berani untuk melakukan hal yang baik, berani untuk berprestasi dan berani jika benar. Sedangkan setia adalah setiap pada janji dan tidak mengkhianati teman.

9. Bertanggung Jawab dan Dapat Dipercaya


Ketika diberi tugas, seorang anggota pramuka harus melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ketika bersalah pun, kita harus berani mengakui. Ketika kita konsekuen dengan perkataan kita, itulah yang disebut dapat dipercaya.

10. Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan


Manusia sejati adalah manusia yang memiliki pikiran suci, bersih dan bebas dari iri dan dengki. Hal itu juga diterapkan dalam perkataan dan perbuatan.


Nah, itulah tadi telah kita ketahui isi dan makna Dasa Darma Pramuka yang wajib diketahui anggota pramuka mulai dari tingkat penggalang. Selain dihafalkan, Dasa Darma Pramuka harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.


Share:

Blog Archive

Jumlah Pengunjung Hari Ini

Berlangganan

Popular Posts